Senin, 29 Juli 2019 merupakan hari yang sangat bersejarah bagi MTs Al Kautsar dikarenakan ada kegiatan visitasi yang baru pertama kali diadakan dalam rangka akreditasi sekolah.

Visitasi merupakan kunjungan ke sekolah/madrasah yang dilakukan oleh asesor untuk melakukan klarifikasi, verifikasi, dan validasi data serta informasi yang telah disampaikan oleh sekolah/madrasah melalui pengisian instrumen akreditasi. Kegiatan visitasi madrasah ini dalam rangka pembinaan, pengembangan, dan peningkatan mutu madrasah. Proses visitasi merupakan rangkaian pelaksanaan akreditasi yang melekat dengan fungsi evaluasi diri.

Tim asesor yang melakukan kegiatan visitasi terdiri dari 2 orang yaitu Bapak Indra Herlambang dan Ibu Dina Ari Anugerawati. Sebelum melakukan validasi data tim akreditasi MTs Al Kautsar mengajak tim asesor untuk berkeliling melihat santri, kondisi dan kelengkapan sekolah MTs Al KAutsar.

Alhamdulillah dalam pelaksanaan validasi data kami sudah menyiapkan data – data yang diperlukan dalam 8 komponen akreditasi yaitu : Standar Isi, Standar Proses, Standar Kompetensi Lulusan, Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Standar Sarana dan Prasarana, Standar Pengelolaan, Standar Pembiayaan, dan Standar Penilaian. Dalam waktu satu setengah jam proses validasi data telah terselesaikan.

Apapun yang didapat dari hasil penilaian adalah cambuk bagi kami untuk terus memacu peningkatan sekolah tidak saja dari sisi kualitas pendidikannya, tetapi juga kualitas pendidiknya. Tidak saja sarana pendidikannya, tetapi implementasi penggunaan sarana prasarana yang sudah disiapkannya.

Besar harapan kami, semoga hasil visitasi sesuai dengan yang diharapkan bersama. Sekolah ingin memberikan informasi yang sebenar-benarnya dan masyarakat bisa tahu persis tentang keberadaan kinerja sekolah, bukan janji manis pada saat penerimaan murid baru saja, tetapi keberadaan hakikat kinerja sekolah itu sendiri.

Sekali lagi, harapan kita bersama harus ditata bahwa dengan akreditasi ini membawa manfaat dalam upaya peningkatan mutu sekolah, rencana pengembangan ke depannya, menerapkan visi, misi, tujuan, sasaran, strategi, untuk selanjutnya dijadikan sebagai motivasi peningkatan mutu sekolah yang lebih kompetitif, kita harus sadar betul bahwa yang paling berhak membuat vonis kelayakan sekolah adalah badan akreditasi ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

7 − five =